Q29m3L1bEbNa1DvLKCgrnmUf9Aoon6rxknH75VNa
Bookmark

Cara Terhindar dari "petugas" BRI Penipu - Pengalaman Pribadi


Ini pengalaman pribadi saya. Pada hari Selasa malam, 6 Desember 2022 dapat pesan di Whatsapp dari nomor tidak dikenal yang berisi gambar pengumuman yang seolah-olah pesan dari Bank BRI yang mengumumkan bahwa ada perubahan tarif transfer antar bank yang tadinya Rp. 6.500,- per transaksi, menjadi Rp. 150.000,- per bulan, tanpa dihitung banyak atau sedikitnya transaksi.

Karena saya sudah mengetahui modus penipu ini sebelumnya, saya berpura-pura tidak tahu, bego, tidak faham atau sejenisnya dengan gaya tulisan yang saya buat-buat. Tidak lama, dia mengirim tautan berupa laman yang secara awam mungkin mengira web BRI. Ini link nya https://1brlmoinfo.online/layanantarif Sayangnya sy tidak sempat meng capture tampilan webnya saat itu.


Saya cek laman tersebut menggunakan sub domain, yang domain utamanya masih utuh bawaan hosting jadi muncullah penyedia hostingnya: Hostinger. Muncul ide untuk melaporkan web itu ke penyedia, lalu tidak berlama-lama saya buka web Hosting penyedianya, dan saya laporkan via layanan chat. Tidak berapa lama repson dari CS nya saya terima, ditanggapi positif.


Kemudian masih dengan percakapan kami di whatsapp, sembari saya buka-buka laman web yang dia kirim tadi, namun tidak sampai terlalu jauh karena intinya diminta nomor handphone yang dipakai untuk aktvasi aplikasi BRIMO, jadi tidak saya isikan. Cuma saya buka dan tutup.

Tidak sampai 30 menit, laman web yang diberikan oleh penipu tadi tidak dapat diakses 😁. Saya tidak merasa PD karena berfikir laporan saya diterima ya, tapi senang karena saya yakin penipu tersebut kaget webnya tidak dapat diakses.


Percakapan masih terus berlanjut, dia meminta untuk menelpon saya. Saya mengiyakan. Lagi-lagi sayang sekali saya tidak merekam percakapannya. Hufftt.. padahal seru 😁

Intinya dia menjelaskan bahwa perubahan tarif itu mulai berlaku beberapa hari kedepan. Jika nasabah mengiyakan dengan mengklik setuju, maka tarif baru akan berlaku. Jika tidak, tarif lama masih berlaku tetapi dibutuhkan data diri nasabah sampai nomor pribadi yang tidak boleh diketahui oleh siapapun termasuk petugas bank. Kan sudah jelas ada modus! 😁

Lalu saya tanya bagaimana selanjutnya? Dia bilang “pengisian data dirinya lewat web yang kami kirim pak. tapi karena sedang terkendala nanti akan kami kirim link baru, jadi bapak tunggu ya.” Dalam hati saya ketawa 😁 dia melanjutkan bahwa batas pengisian/konfirmasi adalah pukul 22.00 malam itu, saya ngotot “kok mendadak begitu, malam-malam lagi. Apa tidak ada waktu lagi? Se urgent apa sih? Ya sudah lekas kirim linknya!” seolah-olah terpancing modusnya. 😁

Singkat cerita, saya tunggu hingga pukul 22.00 lebih belum ada DM dari dia lagi. Link baru yang saya tunggu belum juga dikirim. Hingga pagi saya berangkat kerja, sampai saya menulis artikel ini di siang harinya, belum juga ada chat darinya. Oh.. sungguh terlalu 😅

Saya rasa cukup sekian saja cerita dari saya. Semoga semakin sedikit orang yang terkecoh oleh para penipu lebay seperti mereka.

Kesimpulannya, jangan pernah gegabah membuka, atau bahkan menuruti apa yang diminta seseorang terkait data pribadi kita. Lebih baik datang ke kantornya langsung jika kasus seperti saya.

Untuk cara cek domain, penyedia hosting, dan cara pelaporannya mungkin bisa saya bahas lain waktu. Sekian, dan Be a Smart People. (alah..opo to ki?😋)


Posting Komentar

Posting Komentar